Cerita Kazuyoshi Miura yang Terus Menikmati Sepak Bola di Usia 52 Tahun

Kutipan cerita dari Socrates, filsuf dari Yunani yang hidup terhadap era 469 SM – 399 SM ini hendak mengingatkan bahwa umur tua tidak membatasi kami untuk selalu berguna. Ini bukan soal setua apa umur kita, selalu apa yang mampu kami buat di umur itu. Apa yang dikatakan Socrates pasti jadi mimpi dan permohonan seluruh orang, tetapi tentu saja kami menyadari bahwa itu bukan perihal yang mudah. Penyair Inggris, William Shakespeare menyatakan demikian, “Usia, layaknya cinta, tak mampu disembunyikan”. Rambut udah memutih, kulit udah mengeriput dan tenaga jadi makin lama lemah, bukankah ini susah dapat tampak seiring pertambahan usia?

Pria Jepang bernama Kazuyoshi Miura mengalami perihal ini. Menjelang usianya yang ke-52 tahun, kulitnya udah keluar keriput, rambutnya udah memutih dan fisiknya sebenarnya tidak sekuat dahulu. Diketahui Prediksi Akurat Ya, sekuat pas dia tetap mampu mencetak 14 gol didalam kualifikasi Piala Dunia 1994, sekaligus membawa Jepang melaju ke putaran final untuk pertama kalinya. Sekuat 34 tahun lalu ketika dia bermain di J League bersama dengan Gary Lineker dan Zico di persaingan terbaik di Jepang tersebut.

Akan tetapi Miura yang dijuluki King Kazu itu tetap memiliki stimulus untuk selalu berkarir di dunia sepak bola. Pada 11 Januari 2019, klub yang dibela Miura, Yokohama FC formal memperpanjang kontraknya. Perpanjangan kontrak ini memicu King Kazu dapat terus bermain secara profesional bersama dengan Yokohama FC di persaingan J.League (J2) . Miura dapat merintis musim ke-34 sebagai pemain aktif sekaligus jadi pesepakbola tertua baik di J.League maupun dunia.

Sesudah memperpanjang kontraknya, Miura berupaya jujur terhadap dirinya sendiri sembari berbagi berkenaan alasan untuk mau terus bermain sepak bola, bersama dengan stimulus yang besar. “Saya menyadari bahwa aku tidak muda lagi dan aku menemukan permainan ini jauh lebih susah secara fisik, tetapi aku tetap meraih banyak kesenangan ketika tim aku menang atau aku bermain bersama dengan baik” ujar Miura sambil tersenyum. Miura sebenarnya adalah privat yang menarik dan memiliki kehidupan yang selalu mneyukai tantangan. Saat memulai karir profesionalnya terhadap umur 15 tahun (1982), Miura udah berani meninggalkan Jepang menuju ke Brasil untuk mewujudkan mimpi jadi pesepak bola. Dia menandatangani kontrak di Santos dan jadi pemain profesional terhadap 1986.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *